Inspirasi
Pribadi Terbaik
Banyak orang yang bekerja hanya untuk sekedar melaksanakan kewajiban. Kenapa ini banyak kita temui hampir disemua bidang pekerjaan. Misalnya seorang juru tulis hanya sekedar menulis apa yang diperintahkan kepadanya meskipun kadang tidak tahu apa sebenarnya yang ditulisnya. Dan lebih aneh lagi seorang juru tulis yang tidak tahu apa yang mesti ditulisnya. Seorang arsitektur hanya sekedar menggambar dan terus menggambar tanpa tahu apa yang akan dilakukan dengan gambar-gambar itu. Seorang pekerja taman yang kerjaanya hanya menyiram tanpa tahu mau jadi seperti apa taman itu. Seorang guru yang cuma tahu tugasnya menyampaikan pelajaran tak peduli apakah anak didik tahu apa yang disampaikan. Dan masih banyak lagi orang yang hanya melakukan pekerjaan hanya untuk sekedar menggugurkan kewajiban. Bahkan pada sebagian orang aktifitas bekerja menjadi sesuatu yang menyiksa, tidak menyenangkan, sehingga bekerja asal-asalan.Lebih parah lagi jika menganggap pekerjaan adalah suatu beban.
Lalu pertanyaanya apa yang bisa menghilangkan kebiasaan-kebiasaan itu semua?
Jika anda ditanya :
“ Jika anda tidak ingin menjadi yang terbaik,lalu anda mau menjadi apa?”
Mungkin banyak dari anda yang beranggapan bahwa menjadi yang baik itu sudah cukup. Tetapi sekiali lagi jika ditanya, “Kalau anda bisa menjadi yang terbaik kenapa harus bangga dengan baik yang biasa-biasa saja?”
Mungkin saat ini anda bekerja ditempat yang menurut anda sangat tidak menyenangkan. Berbagai alasan anda kemukakan, atasan yang tidak adil, lingkungan yang tidak menyenangkan, bidang pekerjaan yang tidak disukai, tidak sesuai dengan pendidikan, tempat yang kerja yang jauh, gaji yang kecil(kapan-kapan kita bahas masalah Gaji untuk Anda) dsb.
“Orang akan cenderung melakukan/mengemukakan alasan-alasan yang menjadi pembenaran ketidaksukaan terhadap sesuatu”
Maka mulai saat ini tunjukkan bahwa anda bisa menjadi pribadi terbaik ditempat terburuk sekalipun. Atau katakan ,”Saya bisa menjadi pribadi terbaik ditempat yang terbaik”. Mungkin anda tidak bisa menjadi karyawan terbaik dikantor anda karena yang terbaik dalam satu institusi itu hanya satu. Tetapi yang harus anda lakukan sebenarnya adalah memberikan kemampuan terbaik yang anda punya untuk melaksanakan pekerjaan itu. Jangan pernah melakukan sesuatu tanpa kesungguhan untuk menjadi yang terbaik dalam melakukanya.
Karena itu tidak ada pilihan selain :
“Fokus pada kekuatan yang kita punya, bukan pada kelemahan-kelemahan”
Orang sering beralasan kalau kalau manusia kadang-kadang juga bisa sakit, tempat salah dan lupa dsb. Tetapi anda juga tidak boleh lupa bahwa Tuhan juga mengaruniakan anda sehat, tempat benar, tempat ingat. Tuhan telah mengaruniakan dua hal yang selalu bertentangan tersebut, sakit-sehat, salah-benar, lupa-ingat dsb. Kenapa anda tidak memilih untuk menjadi pribadi-pribadi yang sehat, benar,ingat? Kenapa kita tidak memilih menjdi pribadi yang kuat? Bukankah Tuhan adalah dzat Yang Maha Kuat? Dan Dia juga lebih mencintai hamba-hambanya yang kuat? Bahkan pada saat sakitpun anda bisa menjadi pribadi yang kuat dengan tidak mengeluhkan sakit anda. Jadi “fokus pada yang menguatkan bukan pada yang melemahkan”.
Setelah kita fokus pada kekuatan-kekuatan yang kita punya, selanjutnya
“ Fokus pada yang baik-baik saja bukan pada yang buruk”
Untuk melakukan pekerjaan kadang anda dihantui pada resiko target tidak tercapai, rugi, takut client kabur dsb. Pikirkan saja sesuatu yang baik dan kerjakan dengan kamampuan terbaik anda. Bahkan kesalahan yang anda telah anda lakukan, nilanya lebih baik dari pada kebaikan-kebaikan dalam pikiran yang tidak anda kerjakan. Menyadari kesalahan yang anda lakukan,akan lebih baik dari pada kesalehan yang anda pendam.
Selanjutya,
“Fokus pada yang menguatkan dan memuliakan”.
Jika anda ingin menjadi pribadi-pribadi yang mulia, lakukanlah pekerjaan-pekerjaan yang akan memuliakan anda. Bergaulah dengan orang-orang yang akan membawa anda kepada kemuliaan. Jauhi pekerjaan sia-sia sekecil apapun yang tidak akan membawa anda pada kemuliaan, dan lakukan pekerjaan sekecil apapun yang akan menjadikan anda lebih mulia. Lakukan pekerjaa-pekerjaan yang akan memuliakan diri anda tinggalkan kebiasaan sekecil apapun yang mengubah fokus anda untuk jadi mulia. Jika anda bisa memuliakan diri anda maka Yang di Langit pun pasti akan memuliakan anda. Masa depan bergantung pada kemampuan terbaik yang anda berikan karena itu :
“Jadilah pribadi-pribadi terbaik dimanapun anda berada.”
*** dari berbagai sumber
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed